AKIBAT HAWALAH
Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah
Pasal 366
(1) Pihak yang utangnya dipindahkan, wajib membayar utangnya kepada penerima hawalah.
(2) Penjamin utang yang dipindahkan, kehilangan haknya untuk menahan barang jaminan.
Pasal 367
(1) Utang pihak peminjam yang meninggal sebelum melunasi utangnya, dibayar dengan harta yang ditinggalkannya.
(2) Pembayaran utang kepada penerima hawalah/pemindahan utang harus didahulukan atas pihak-pihak pemberi pinjaman lainnya apabila harta yang ditinggalkan oleh peminjam tidak mencukupi.
Pasal 368
Akad hawalah/pemindahan utang yang bersyarat menjadi batal dan utang kembali kepada peminjam apabila syaratsyaratnya tidak terpenuhi.
Pasal 369
Peminjam wajib menjual kekayaannya apabila pembayaran utang yang dipindahkan ditetapkan dalam akad bahwa utang akan dibayar dengan dana hasil penjualan kekayaannya.
Pasal 370
Pembayaran utang yang dipindahkan dapat dinyatakan dan dilakukan dengan waktu yang pasti, dan dapat pula dilakukan tanpa waktu pembayaran yang pasti.
Pasal 371
Pihak peminjam terbebas dari kewajiban membayar utang apabila penerima hawalah/pemindahan utang membebaskannya.