SYRIKAH MUFAWWADAH
Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah
Pasal 165
Kerjasama untuk melakukan usaha boleh dilakukan dengan jumlah modal yang sama dan keuntungan dan atau kerugian dibagi sama.
Pasal 166
Pihak dan atau para pihak yang melakukan akad kerjasamamufawwadhah terikat dengan perbuatan hukum anggota syirkah lainnya.
Pasal 167
Perbuatan hukum yang dilakukan oleh para pihak yang melakukan akad kerjasama-mufawwadhah dapat berupa pengakuan utang, melakukan penjualan, pembelian, dan atau penyewaan
Pasal 168
Benda yang rusak yang telah dijual oleh salah satu pihak anggota akad kerjasama-mufawwadhah kepada pihak lain, dapat dikembalikan oleh pihak pembeli kepada salah satu pihak anggota syirkah.
Pasal 169
(1) Suatu benda yang rusak yang sudah dibeli oleh salah satu pihak anggota akad kerjasama mufawwadhah, dapat dikembalikan oleh pihak anggota yang lain kepada pihak penjual.
(2) Pihak penjual dan atau pembeli sebagaimana dimaksud pada ayat (1) di atas, dapat menuntut harga barang itu dari anggota syirkah yang lain berdasarkan jaminan.
Pasal 170
Kerjasama-mufawwadhah disyaratkan tiap anggota syirkah harus sama, baik dalam modal maupun hasil.
Pasal 171
Setiap anggota dalam akad kerjasama-mufawwadhah dilarang menambah harta dalam bentuk modal (uang tunai atau harta tunai) yang melebihi dari modal kerjasama.
Pasal 172
Apabila syarat dalam akad syirkah mufawadhah tidak terpenuhi, maka kerjasama tersebut dapat diubah berdasarkan kesepakatan para pihak menjadi syirkah al- ‘inan.